rasa
aku sudah lupa,
rasanya berbunga-bunga,
rasanya jatuh cinta,
rasanya di perjuangkan
aku bahkan sudah lupa,
bagaimana harus bertindak,
selayaknya orang berhubungan,
apakah rasa ini sudah hilang?
aku bahkan tak bisa ingat,
kapan terakhir kali aku tersenyum karna mu,
kapan terakhir kali aku berada dalam hangatnya pelukan mu,
kapan terakhir kali aku terbang karna pujian mu
seperti retakan kaca yang jatuh,
aku hancur,
pecah berkeping keping,
lalu di buang begitu saja
apakah rasa ini sudah mati?
atau aku hanya lelah berjuang sendiri?
karna ku yakin suatu saat nanti
akan ada balasan dari penantianku ini
rasanya berbunga-bunga,
rasanya jatuh cinta,
rasanya di perjuangkan
aku bahkan sudah lupa,
bagaimana harus bertindak,
selayaknya orang berhubungan,
apakah rasa ini sudah hilang?
aku bahkan tak bisa ingat,
kapan terakhir kali aku tersenyum karna mu,
kapan terakhir kali aku berada dalam hangatnya pelukan mu,
kapan terakhir kali aku terbang karna pujian mu
seperti retakan kaca yang jatuh,
aku hancur,
pecah berkeping keping,
lalu di buang begitu saja
apakah rasa ini sudah mati?
atau aku hanya lelah berjuang sendiri?
karna ku yakin suatu saat nanti
akan ada balasan dari penantianku ini
Comments
Post a Comment